Aksi Nyata Modul 3.1 Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran

 

Menghadapai kasus siswa tentang pengambilan keputusan bagi siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah dengan menggunakan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan keputusan dan uji keputusan yang telah dilaksanakan.

Latar belakang

Sekolah sebagai lembaga pendidikan untuk mencetak generasi penerus bangsa tidak pernah lepas dari permasalahan yang ada baik yang berasal dari para siswa, rekan guru, pengambil kebijakan atau dari orang tua dan msyarakat. Jika permasalahan ini dibiarkan terus menerus maka akan sangat berdampak pada hasil pendidikan yang diperoleh. 

Untuk itu diperlukan komitmen serta kerjasama semua unsur yang ada dilingkungan sekolah agar apapun bentuk permasalahan yang terjadi di sekolah bisa diselesaikan dengan baik dan bertanggung jawab.

Untuk memperoleh Penyelesaian yang baik dan bertanggung jawab maka kita harus menerapkan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan keputusan serta disesuikan dengan persoalan yang muncul.

Permasalahan yang muncul

Salah satu kasus yang terjadi di sekolah saya adalah sejak pembelajaran dengan mode daring banyak siswa yang tidak pernah mengerjakan tugas sekolah yang diberikan oleh guru. Sejak bulan September pemerintah setempat sudah mengijinkan untuk tatap muka terbatas, yaitu 50% belajar secara daring dan 50% belajar secara tatap muka langsung di sekolah. Pada moment seperti ini saya gunakan agar siswa mengumpulkan tugas yang belum terselesaikan. Namun masih ada siswa yang belum mengerjakan tugas bahkan buku catatan siswa masih kosong.

Informasi yang saya peroleh adalah siswa tinggal bersama dengan neneknya yang sudah jompo, sementara kedua orang tua siswa sudah lama bercerai dan masing-masing sudah menikah dengan orang lain. Kondisi neneknya yang sudah tua, menjadi penyebab dia tidak bisa mengawasi cucunya secara maksimal. Siswa jarang di rumah, dia lebih sering menginap di rumah temannya.

Alasan saya melakukan aksi nyata tersebut adalah agar siswa mengerjakan tugas tepat waktu dan tidak tertinggal materi pelajaran.

Tindakan atau aksi nyata yang saya akan lakukan adalah:

Setelah bertemu dengan anak tersebut, saya berdiskusi dari hati ke hati untuk mengetahui penyebab real kenapa siswa tidak pernah mengerjakan tugas sekolah. Ternyata siswa tersebut mengalami kebosanan belajar secara daring, dan anak tersebut tidak memahami materi karena malas untuk belajar. Siswa tersebut juga kurang motivasi belajar karena di rumah tidak ada yang mengawasi dan membantunya belajar.

Melakukan bimbingan khusus kepada siswa tersebut agar mau menyelesaikan tugas-tugasnya sampai selesai.

Membuat kesepakatan dengan siswa, serta bekerja sama dengan orang tua siswa agar membimbing anaknya dan memotivasi siswa tersebut.



Hasil yang diperoleh

Setelah melakukan beberapa tahapan, serta berkat kerjasama dari berbagai pihak dan komitmen dari siswa sendiri untuk berubah, setelah satu minggu dilakukan observasi siswa mengalami perubahan perilaku ke arah yang positif. 

Siswa mulai rajin mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dan bersemangat lagi untuk belajar.

Perasaan (feelings)

Ada rasa syukur serta muncul kebahagiaan tersendiri saat melihat ada perubahan perilaku yang dialami oleh siswa setelah menjalani beberapa proses konseling dan pengambilan keputusan.

Pembelajaran (findings)

Pembelajaran yang bisa diambil dari kegiatan aksi nyata tersebut adalah untuk memperoleh hasil yang maksimal maka dibutuhkan komunikasi dan kerjasama dari berbagai pihak, baik itu guru, pemangku kebijakan, keluarga, dan masyarakat agar apa yang menjadi harapan semua pihak bisa dicapai dengan hasil yang maksimal.

Penerapan ke depan (Future)

Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu siswa menyelesaikan masalah yang dihadapi. Serta untuk mengontrol keberadaan para siswa selama berada di sekolah.

Namun tidak semua permasalahan yang terjadi di sekolah bisa mendapatkan hasil sesuai harapan. Dibutuhkan kerjasama, komunikasi efektif serta keteladanan agar semua bisa berjalan sesuai dengan tujuan bersama.









 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKSI NYATA MODUL 1.1

AKSI NYATA MODUL 1.3

Aksi Nyata Modul 3.3 (Asiteru)